Sebanyak 23 desa di Kecamatan Sarang melakukan penyerahan Bantuan Langsung Tunai yang bersumber dari dana desa (BLT-DD) serentak pada hari Rabu (20/5). Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Bupati Rembang H. Abdul Hafidz didampingi Wakil Bupati Rembang H. Bayu Andriyanto di Balai Desa Sampung Kecamatan Sarang.

Bupati dalam kesempatan itu menyampaikan, BLT-DD ditujukan untuk warga miskin yang terdampak Covid-19. Bukan untuk semua warga yang terdampak.

Sehingga warga yang merasa dari keluarga tidak mampu namun belum masuk dalam data penerima BLT-DD diharap bersabar. Karena bisa saja diusulkan untuk mendapat bantuan yang bersumber dari Kabupaten.

Meski nominal rupiah yang didapatkan dari sumber Pemerintah Kabupaten berbeda yakni Rp. 200 ribu. Namun secara total penerimaan sama, karena diberikan selama 9 bulan.

Oleh karena itu warga tidak perlu berpikir negatif jika belum masuk pada data penerima bantuan BLT-DD. Seperti anggapan hanya keluarga dari Kades, perangkat maupun RT yang hanya menerima BLT-DD.

Bupati juga berpesan kepada para Kades agar dapat menanggapi dengan bijak ketika ada anggapan negatif dari warga terkait pendataan penerima BLT-DD di wilayahnya.

“Kasihan para RT yang mendata, mereka tidak menerima gaji namun mendapat tanggapan negatif dari warga. Ini kan kasihan sekali, kita sudah memperjuangkan dan membuat cara-cara yang sudah saya sampaikan, tapi masyarakat masih saja menilai yang negatif-negatif. Oleh karena itu, bukan kami ingin melawan hal itu, tapi saya minta panjenengan kepala desa bisa dengan bijak menghadapi hal seperti itu,” jelasnya.

Sementara itu, Camat Sarang, Mutaqin menyebutkan di Kecamatan Sarang ada 23 desa yang sudah menyerahkan BLT-DD kepada warganya. Dengan jumlah warga penerima se-Kecamatan sebanyak 3447 KK.

Tiga dari jumlah desa se-Kecamatan Sarang itu ada yang tidak menggunakan anggaran dana desa sesuai ketentuan pemerintah daerah yakni 30 persen.
Dikarenakan sudah tidak ada lagi ditemukan warga yang masuk kategori berhak menerima BLT-DD. Tiga desa itu diantaranya Desa Bonjor, Desa Baturno, dan Desa Sumbermulyo.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: