Setelah empat SMP yang tengah melaksanakan simulasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dan satu SMA menjadi pilot project PTM, hari Rabu (18/11/2020) ada dua sekolah lagi yang menggelar gambaran awal simulasi PTM. Dua sekolah itu yakni MTs N 4 Rembang yang berada di Kecamatan Sumber dan SMA N 1 Sulang. Berdasarkan pantauan selama simulasi kedua sekolah tersebut menerapkan protokol Kesehatan dengan baik mulai saat siswa masuk hingga pulang sekolah.

Penjabat sementara (Pjs) Bupati Rembang Imam Maskur usai pantauan menyampaikan simulasi awal kedua sekolah tersebut telah memenuhi standart protokol kesehatan. Namun demikian untuk SMAN 1 Sulang tetap menjadi wewenang dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah.

Sedangkan untuk MTs N 4 Rembang , Imam Maskur meminta simulasi PTM dilanjutkan pada awal Desember mendatang. Pasalnya kondisi saat ini, wilayah Sumber berstatus zona merah usai terjadi lonjakan pasien positif Covid-19.

Imam membeberkan, salah satu syarat penyelenggaraan PTM, sekolah wajib berada di wilayah zona hijau Covid-19. Sehingga MTs N 4 Rembang diminta menunda PTM hingga wilayah kecamatan Sumber berstatus zona hijau.

“Cuman kondisi Sumber sedang merah jadi kita tunda dulu. Nanti saya minta Dinas Kesehatan diawal Desember kita coba pelaksanaan simulasi secara keseluruhan, ” jelasnya.

Kepala Sekolah MTS Negeri 4 Rembang Masrum menuturkan tidak masalah simulasi PTM dimulai awal Desember. Semua juga demi kesehatan siswa dan para pengajar juga.

“Dikasih rekomendasi awal desember, bukan ditunda, kita baru pengajuan. Tidak masalah sumber masih zona merah, surat ijinnya kan untuk zona kuning atau hijau.”

Siswa MTS Negeri 4 Rembang berjumlah 545 siswa. Sedangkan yang mengikuti simulasi PTM sebanyak 30 siswa dari kelas 9.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: