Saat ini tiga pasar tradisional di Kecamatan Sumber Kabupaten Rembang ditutup sejak Sabtu kemarin , tiga pasar tersebut yakni pasar sumber, pasar kedungasem dan pasar krikilan. Penutupan pasar dilakukan karena ada satu pedagang yang terkonfirmasi positif covid-19 dan meninggal dunia, dan yang terbaru bertambah satu lagi dirawat di rumah sakit dr.R.Soetrasno Rembang.

Senin (16/11/2020) ini Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Rembang meninjau kondisi dan penataan lapak di tiga pasar tersebut. Mengingat Selasa ini pasar sudah mulai dibuka kembali.

Disela-sela peninjauan Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Rembang Imam Maskur mengatakan penyemprotan disinfektan telah dilaksanakan sejak sabtu kemarin. Di tiga pasar tersebut dinilai masih kurang sarana prasarana protokol kesehatan seperti tempat cuci tangan dan termogun.

“Tadi kami tekankan kepada Dinindagkop dan kepala pasar untuk menyiapkan sarana prasarana utamanya fasilitas cuci tangan, termo gun. Selain itu speaker biar untuk woro-woro setiap waktu menyampaikan kepada penjual atau penghuni pasar untuk memakai atau cuci tangan,” tuturnya.

Selain itu, pengelola ketiga pasar untuk memberi skat plastik atau tirai di los – los pedagang untuk meminimalisir penularan melalui droplet.

Untuk tracking, pihaknya menggandeng pihak kepolisian dan TNI agar seluruh pedagang di Pasar Sumber bisa mengikuti tes swab massal demi kesehatan bersama.
Pasalnya baru 25 orang yang mau mengikuti tes swab massal yang dilakukan oleh petugas dari Puskesmas Setempat.

Saat ini kasus covid-19 di wilayah Kecamatan Sumber ada 25 orang. Dan menurut Pjs Bupati status Kecamatan Sumber telah menjadi zona merah covid-19.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: