Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) covid-19 Kabupaten Rembang melalui petugas Puskesmas Rembang 2 menggelar rapid tes tahap kedua di salah satu panti jompo di Rembang. Setelah rapid tes tahap pertama beberapa waktu lalu petugas mendapati 6 orang hasil tesnya reaktif.

Humas GTPP Covid-19 , Arief Dwi Sulistya, menyebutkan, ada 65 orang penghuni panti dan 16 orang berstatus sebagai pegawai yang menjalani rapid tes. Untuk rapid tes tahap ke dua di panti tersebut ada tambahan satu penghuni yang hasil tesnya reaktif.

Sehingga total ada 7 orang yang hasil rapid tesnya reaktif. Dengan rincian, 3 orang merupakan penghuni panti, dua diantaranya dalam kondisinya sakit, dan harus menjalani perawatan di RSUD dr. R. Soetrasno Rembang.

Kemudian 4 orang berstatus sebagai pegawai panti. Karena keempatnya tidak mengalami gejala, kata Arief, mereka melakukan isolasi mandiri di ruang khusus di dalam lingkungan panti.

“Sampai dengan kemarin sudah dirapid tes semua dan hasilnya ada 7 orang yang hasil rapid tesnya reaktif. Sehingga kemudian ditindak lanjuti dengan pemeriksaan tes swab. Sedangkan untuk 7 orang itu, 2 orang diantaranya dirawat di rumah sakit karena ada gejala penyakit lain yang menyertainya. Sehingga perlu dirawat di rumah sakit dan diisolasi disana, sedangkan yang lain melaksanakan isolasi mandiri di panti,” jelasnya.

Dugaan sementara terkait adanya penghuni dengan hasil rapid tes reaktif, kata Arief, dimungkinkan karena adanya beberapa pegawai dari luar Kabupaten yang kembali kerja usai pulang dari daerah asalnya. Selain itu juga ada penghuni panti yang menjadi pasien dalam pengawasan (PDP) meninggal dunia, beberapa waktu lalu.

Informasi terbaru yang didapat, seluruh penghuni dan pegawai di panti jompo tersebut yang berjumlah 81 orang akan menjalani tes Swab secara bertahap. Untuk tahap pertama, dilakukan hari Selasa (16/6) mulai pukul 09.00 WIB.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: