Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang mengucapkan terima kasih kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah berusaha semaksimal mungkin untuk mencegah dan menangani Covid-19, sehingga Kabupaten Rembang, masuk zona hijau. Hal itu disampaikan oleh Bupati Rembang,H. Abdul Hafidz, saat rapat koordinasi penanganan Covid-19, di Aula lantai 4 gedung Bupati Rembang, hari Selasa (19/5).

Ia mengatakan walaupun Covid-19, di Kabupaten Rembang saat ini setelah kasus positif Covid-19 tidak ada, namun dampak ekonomi dan dampak sosial masih terus berjalan. Sehingga harapannya jangan puas dulu.

“Dampak utamanya dampak ekonomi dan dampak sosial masih terus berjalan. Oleh karena itu tidak bisa terus memutus selesai hari ini. Karena sudah tidak ada yang tidak ditangani. Tidak bisa begitu. Karena masih akan terasa dampak dari Covid ini. Mungkin tidak hanya bulan, mungkin tahun. Maka saya berharap Bapak / Ibu jangan merasa puas. Apalagi melihat di daerah sekitar kita masih zona merah, ” imbuhnya.

Bupati menuturkan walaupun saat ini terjadi pandemi Covid-19 yang berdampak pada lesunya ekonomi namun kondisi pasar saat ini, sangat ramai. Hal itu kemungkinan disebabkan banyaknya bantuan Jaring Pengaman Sosial terhadap penanganan Covid-19 dari pemerintah, sehingga pihaknya optimis inflasi tidak akan tinggi.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang, Ali Syofi’i menerangkan per hari ini jumlah ODP tercatat 575 orang, dari 575 itu telah selesai pemantauan sebesar 558 orang maka tersisa13. Kemudian PDP tercatat 77 orang, hasil Swab negatif 66 orang dan meninggal 9 orang, maka PDP per hari ini tinggal 2 orang. Kemudian Covid positif, sejak dipantau ini, tercatat positif 3 orang. Dan sembuh 3 orang. Sehingga sisanya 0

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: